penyakit masyarakat

Masalah Penyakit Masyarakat dan Solusinya

Dewasa ini banyak kita temui berbagai macam penyakit masyarakat yang sangat menggangu dan mengkhawatikan dari berbagai lapisan masyarakat. Sebenarnya penyakit masyarakat itu sendiri adalah definisi dari pelanggaran dan penyimpangan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang yang mementingkan kebutuhannya sendiri di atas kepentingan sosial atau masyakat. Dalam arti lain juga dapat dikatakan bahwa sebuah perilaku yang bertentangan dengan norma-norma dan hukum-hukum yang berlaku dalam kehidupan kita sebagai manusia.

Penyakit masyarakat itu seperti kebiasaan yang dibiarkan dan berkembang menjadi sebuah pelanggaran dan penyimpangan norma dan agama. Seperti halnya penyakit fisik, penyakit masyarakat ini dapat terpicu oleh faktor-faktor internal dan external dari individu itu sendiri. Yang pertama adalah faktor internal, ini bersumber dari pemikiran dan dorongan diri sendiri untuk melakukan sesuatu yang benar dan salah. Faktor ini menjadi peranan penting dalam diri seseorang yang tentunya di dukung oleh faktor-faktor yang melengkapi sebuah pola fikir manusia seperti; agama, pendidikan, dan ekonomi. Sebagai contoh, seseorang akan melakukan tindak kriminal karena dorongan ekonomi yang mendesak, hal itu sangat menggangu masyakat lainnya. Yang kedua adalah faktor external, faktor ini sangat erat kaitannya dengan hubungan suatu individu dengan individu lain. Contoh dekatnya adalah keluarga, biasanya seseorang akan mencontoh seorang panutan dalam keluarganya. Sebagian besar tingkah laku dan kebiasaan suatu individu dimulai dari keluarga. Kemudian lingkungan pergaulan, dalam hal ini seseorang harus pandai memilah-milah pergaulan agar tidak terjangkit penyakit masyarakat yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Faktor external lainnya adalah ketidak adilan dalam suatu masyakat yang dapat memicu protes, unjuk rasa, dan sifat anarki yang dapat membahayakan jiwa manusia lain.

penyakit masyarakat

Penyakit masyarakat diatas seperti; minuman keras, penyalahgunaan narkotika dan obatan terlarang, seks bebas, judi, dan kriminalitas. Penyakit yang pertama adalah minuman keras, seperti yang kita tahu bahwa miras sangat dijaga peredarannya di Indonesia karena mengandung alkohol yang akan berdampak negatif apabila dikonsumsi berlebihan. Sebenarnya alkohol adalah zat yang dibutuhkan oleh tubuh tapi dalam batas wajar, apabila berlebihanan akan mengganggu jaringan otak dan kerusakan organ-organ dalam tubuh. Miras yang dapat mengganggu kesadaran si peminumnya, karena itulah pemerintah melarang mengkonsumsi miras yang dapat menimbulkan perkelahian dan keributan yang sangat bertentangan dan menggangu kenyaman individu lain.

Kedua, penyalahgunaan narkotika dan obatan terlarang. Penyakit ini sangat kritis karena sangat merugikan diri sendiri dan orang lain. Narkoba jelas barang haram dan sangat dilarang oleh agama dan pemerintah. Tidak jarang pemakai narkoba terjerat tindak criminal dan seks bebas yang melanggar norma dan hokum. Yang ketiga adalah seks bebas. Penyakit yang satu ini sangat dicandui oleh sebagian besar umar manusia. Sebenarnya ini mutlat, hanya saja mesti dijaga dan dikontrol agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Penyakit ini terjangkit karena adanya penurunan moral dari sipelaku. Selanjutnya adalah judi. Di luar negeri judi itu tidak dilarang bahkan didukung, tapi tidak di Indonesia yang ada norma agama dan norma masyakat. Judi ini akan memicu kejahatan yang kemungkinan diakibatkan oleh seseorang yang belaku curang dan perhitungan tidak tetap. Perjudian dapat menimbulkan kecanduan dan dapat menghabiskan harta benda di pelaku judi, merugikan bukan?. Yang terakhir adalah kriminal. Ini adalah stadium akhir dari tingkat penyakit masyarakat karena sangat menyimpang, menggangu, dan melanggar semua hukum dan norma yang berlaku. Pelaku kriminal akan dijatuhi tindak pidana.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa penyakit masyarakat itu tidak ada keuntungan bagi si pelaku dan oranglain, malahan menjadi boomerang yang akan menghancurkan. Penyakit masyarakat itu dapat dibentengi oleh diri sendiri seperti mempertebal iman dan taqwa kepada Tuhan YME. Intinya tidak ada penyakit yang dapat membahagiakan apalagi penyakit masyarakat, jadi yang namanya penyakit harus dibasmi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *